Rabu, 20 September 2017

Memandang 'Poligami' Lewat Kaca Mata Saya



Mendengar kata 'POLIGAMI',  perasaan emak-emak mesti jadi campur aduk ya.  Ga terkecuali saya,  yang tiba-tiba berasa sakit perut saat harus menulis tentang poligami ini,  wkwkwk.  Sebelum lanjut nulis,  saya mau bertanya dulu nih.  Emak-emak masuk tim Pro atau Tim Kontra sama Poligami?

Selasa, 12 September 2017

Ada Yang Baru Di Warunk Upnormal


Ada yang suka makan Indomie?  Mi instan idola sejuta ummat yang minim resiko gagal dalam proses memasaknya? Yang rasa bumbunya selalu pas (yaiyyalah sudah ditakar dari pabrik kelleus) dan kerap menjadi pahlawan tengah malam di kala lapar melanda? Pasti banyak yang ngacung yaa 😁

Sabtu, 09 September 2017

Berwisata, Bermain, dan Belajar di Tangerang

Background: Situ Cipondoh,  pic credit to IG @randyadityar

Saya termasuk ibu Rumah Tangga yang doyan banget jalan-jalan. Yah walaupun jalannya juga lebih sering di sekitar daerah tempat tinggal aja, wkwkwk. Pengen deh liburan lagi ke luar kota Makassar. Tapi ke mana yah?  Banyak yang ngasih referensi sih kalau kota Tangerang punya tempat wisata yang cocok banget untuk anak karena bersifat edukatif juga.

Sabtu, 02 September 2017

Jaga Jantungmu, Jaga Keluargamu




Siapa yang jarang olah raga, hayo ngacung..  *ngacung sendiri 😁 Iya, saya termasuk jarang banget berolah raga bin mager (malas gerak). Cenderung ga pernah, malah. Padahal ya kalau dipikir-pikir, dengan rajin berolahraga jantung kita bisa lebih sehat kan? Kitanya aja yang kadang terlalu santai dan beranggapan jantung kita baik-baik saja. Coba deh sekali-kali cek kadar kolesterol dan jantung koroner, hihi.

Jumat, 01 September 2017

Merdeka tanpa anak??


Background: GuoGuiyan.com

"Ih Ibu yang jahat! "
"Tega banget bilang merdeka kalau ga ada anak"
"Saya lho ini pengen punya anak,  eh situ malah merasa ga bebas kalau ada anak"

Senin, 28 Agustus 2017

Semakin dekat dengan Bosowa Semen


Berbicara soal semen,  saya tentu bukan ahlinya.  Tapi dari kecil saya sudah cukup akrab dengan semen dari merk dagang yang berbeda :D.

Selama tinggal di Merauke-Papua kurang lebih  16 tahun,  rumah keluarga saya hampir setiap tahun direnovasi dan diperbesar. Ada suatu masa saat saya dan adik-adik saling melemparkan serbuk semen ketika bermain. Tapi ketika beranjak remaja, saya sempat kesal juga tiap rumah akan direnovasi. Karena kami harus ikut repot memindahkan barang-barang. Dan tentunya selama renov, privasi  saya menjadi agak terganggu dengan hadirnya para pekerja.

Minggu, 20 Agustus 2017

Never Give Up with Sophie Paris

Minggu tanggal 13 Agustus kemarin,  saya mendapat kesempatan menghadiri event yang diadakan oleh Sophie Paris cabang Makassar.  Tadinya saya memang ga mendaftarkan diri buat ikutan,  tapi karena kak Ayi berhalangan hadir minta digantikan,  akhirnya saya bersedia. Apalagi setelah mendengar bahwa salah satu narsum acara adalah CEO Sophie Paris. Kesempatan bertemu orang sukses belum tentu bisa terulang lagi kan?

Kamis, 27 Juli 2017

Tentang mengASIhi #babyKHANSA_




Memberi ASI eksklusif tentunya menjadi salah satu impian para ibu menyusui termasuk saya, mengingat berbagai keunggulan ASI yang ga akan pernah ada tandingannya. Yah, walaupun bayi kedua saya ini sempat mencicipi sufor sekitar 50ml saat dia berumur 4 hari, saya bertekad bisa menyusui Khansa sampai umur dua tahun. Insya Allah.

Baca juga It's A Girl

Kamis, 29 Juni 2017

Aims' House, The Fashionable Cafe



Wah.. Tiba-tiba sekarang udah H+4 lebaran aja nih. Mohon maaf lahir dan Bathin,  semuaa :* Gimana..gimana, udah bisa move on kah dari opor ayam dan handai tolannya? Saya dong hari ini masih mau bergerilya dulu ke rumah kerabat buat cari makan  silaturahmi. Tapi sebelum cuss, mau selesaiin tulisan ini dulu mumpung masih fresh di ingatan,  review salah satu cafe di Makassar yang menurut saya sangat Fashionable. Sebelum lebaran,  kami para blogger (Kak Ery ,  Qiah, Mbak Awie, Sheila, Iqko,  dan Kak Anchu) janjian bertemu di cafe ini.

Selasa, 20 Juni 2017

PruPrime Healthcare Syariah? Why Not



Sejak dulu, saya dan suami sudah sering membahas soal asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan yang kiranya bisa 'menjamin' masa depan keluarga kami kelak. Apalagi kami sadar kami ga akan selamanya sehat. Pembahasan makin kencang setelah kelahiran anak kedua kami 1 bulan lalu. Hanya saja untuk memilih asuransi mana yang akan kami beli,  selalu menimbulkan pembahasan baru dan masih belum menemukan ujungnya.

Jumat, 16 Juni 2017

Risoles Aneka Isi by "Risol Nyonya"


Siapa sih yang ga kenal sama Risoles? Itu lho, makanan favorit saya.. *eh

Risoles berasal dari bahasa Belanda: rissole) adalah pastri berisi daging, dan sayuran yang dibungkus dadar, dan digoreng setelah dilapisi tepung panir dan kocokan telur ayam. (Wikipedia)




Tapi sejak beberapa tahun terakhir, risoles sudah tidak melulu berisi sayuran atau daging saja. Ada banyak banget variasi isian risoles yang tentu saja bisa bikin kita ga berhenti ngunyah, salah satunya risol mayonaise kesukaan saya.

Dulu saya lumayan sering membuat sendiri risol mayo untuk dijadikan cemilan. Tapi sepertinya lebih praktis kalau beli jadi ya (bilang aja malas, haha). Belum lagi kalau buatnya harus banyak untuk acara bukber, misalnya. Ga sanggup kalau bikin sendiri, hehe.

Nah, beberapa hari lalu saya mendapat kesempatan mencicipi risoles aneka isi buatan Mbak Rika Damayanti, owner dari Risol Nyonya. Isinya ada pepperoni, keju mozarella, dan mayonaise. Rasanya? Waduh, jadi kebayang lagi deh kulitnya yang agak krenyes tapi lembut, kemudian ada sensasi gurih dari mozarella yang melted saat digigit. Maknyuss deh apalagi setelah dicocol saos sambel 😍 anakku dan ponakanku aja doyan ×D


Isian pepperoni, mozarella, dan mayonaise

Setelah mengucapkan terima kasih ke Mbak Rika via WA, chit chat kami berlanjut. Mbak Rika cerita kalau Risol Nyonya hadir setelah beliau sekeluarga pindah domisili ke kota Makassar. Awalnya sih mbak Rika hanya membuat risol untuk dibawa saat arisan. Kemudian salah satu teman arisan mengajak Mbak Rika untuk bergabung menjadi anggota komunitas CCBC, yang merupakan salah satu komunitas kuliner besar di Makassar. Banyak manfaat yang mbak Rika dapatkan setelah bergabung, mulai dari info event hingga sharing ilmu mengenai bisnis kuliner.

Syifa, ponakanku yang menghabiskan risol terakhir πŸ™ˆ

Sampai saat ini, mbak Rika masih terus berjualan risol baik secara offline maupun online. Selain menjual risol yang selalu ready, mbak Rika juga menerima orderan untuk membuat donat. Eits, tapi ini donatnya ga kalah dari outlet-outlet terkenal itu lho. Mumpung masih Ramadhan nih, produk dari Risol Nyonya boleh banget jadi pilihan takjil saat berbuka. Saya masih penasaran dengan berbagai varian isi risol lainnya. Choco Banana enak ya kayaknya.. Cuss ah ke IG-nya ✌

Risol Nyonya
IG: @risolnyonya
Tlp/WA: 081807361835

Sabtu, 10 Juni 2017

DIY Amigurumi For baby KHANSA


Akhirnya, jadi juga boneka amigurumi buat mainan si bayi Khansa. Yah walaupun khansa belum benar-benar bisa mainin bonekanya, tapi dia sudah bisa cekikikan lihat bonekanya digerak-gerakin oleh saya atau kakak Auf. FYI, bonekanya tuh saya bikin diawali dengan niat waktu masih hamil 6 bulan (setelah yakin jenis jelaminya cewek). Dilanjutkan dengan mengumpulkan mood kemudian dieksekusi saat hamil usia 8 bulan. Daan, bonekanya selesai saat Khansa sudah lahir usia 2 bulan! hahaha. Lama di tahap mengumpulkan mood sih sebenarnya πŸ™ˆ

Kamis, 18 Mei 2017

Masakini Yang Kekinian



"Masa kini yang kekinian? Lha, bukannya masa kini emang sudah pasti kekinian?"

Eits, tunggu dulu. Ini kita tidak sedang belajar mencari padanan kata ya. Yang saya maksud kekinian di sini adalah sebuah cafe tematik yang instagramable dan unik baik dari segi interior maupun menu yang disajikan. Nama cafenya Masakini Food & Gallery, Makassar

Kamis, 27 April 2017

It's A Girl! (Baby Khansa's Story)



Yes, it's A girl..

Akhirnya putri kecil kami lahir ke dunia. Status yang saya sandang sekarang adalah G4 A2 P2 (G=gravida atau jumlah hamil, A= jumlah Abortus, P=jumlah bayi lahir).

Sebelumnya saya memiliki riwayat TORCH yang menyebabkan saya keguguran 2x. Belum screening TORCH sih adek bayinya, tapi dari hasil kontrol selama hamil Alhamdulillah semua normal saja. FYI, saking traumanya saya  pernah USG sampai 3x dalam sebulan saat trimester pertama (agak lebay sih memangπŸ™ˆ). Total ada 7 dokter dari 4 RS berbeda yang saya datangi untuk kontrol dengan membawa hasil tes Torch yang menyatakan saya sudah mendapat antibodi dari virus Rubella, CMV, dan Herpes1. 6 dokter yang lain santai aja dan ngasih semangat, bukannya bikin stress. Hanya ada satu dokter yang bahasanya menohok banget. 'Wah bahaya. Kalau ga abortus, bisa lahir cacat nih kalau virusnya balik lagi'. Duh..plis dong, dok


HPL (Hari Perkiraan Lahir) awal sih tanggal 31 maret tapi jadinya mundur ke tanggal 2 April di usia kehamilan 40minggu 2hari. Saya mau ceritain nih kronologis si bayi dari awal kontraksi sampai lahiran.

Baca juga: It's A Boy! (Baby Auf's Story)

15 Maret

Ternyata bukan cuma harapan yang bisa palsu, kontraksi juga bisa lho *Eh. Kontraksi palsu merupakan kontraksi yang timbul sebelum usia persalinan. Biasanya terjadi hanya beberapa detik saja dan tidak dalam jangka waktu berdekatan (aladokter.com)

Konpal (Kontraksi Palsu) yang cukup bikin saya lumayan panik terjadi saat usia kehamilan saya 37minggu. Saat itu saya dan salah satu teman bloger saya Inart, sedang mengikuti kegiatan tour ke beberapa outlet bakery yang ada di Makassar. Yah walaupun kerjanya cuma foto-foto, ngobrol, dan cicipin kue, karena outletnya terletak di dalam mall jadi kita harus banyak berjalan kaki. Nah pas di outlet ke-dua tuh sempat rasain kontraksi yang agak lebih sakit dari sebelum-seblumnya. Ditambah lagi Inart cerita kalau dia juga dulu lahiran di usia kehamilan 37minggu, maju 15 hari dari HPL (Hari Perkiraan Lahir). Wah.. kan ga lucu kalau tiba-tiba saya lahiran di Mall πŸ™ˆ.

Sesampai di rumah, saya langsung menghubungi Panda untuk segera pulang ke makassar, saya sudah yakin nih beberapa hari lagi akan lahiran. Besoknya kontrol ke dokter, eh ternyata jalan lahir masih rapat banget kok. Kata dokter, kalau sampai tanggal 31 maret belum ngerasain tanda lahiran, langsung ke UGD aja. Ya baiklahh.. Lumayan lega juga sih akhirnya.

22 Maret

Nah konpal kembali saya rasakan saat sedang mengikuti workshop oleh Dinas Pariwisata. Tapi entah kenapa rasa sakitnya ga sesakit yg tanggal 15 maret itu. Mungkin karena sibuk ngajar kali ya jadi ga terlalu nyadar. Padahal sebelumnya sempat mau mundur dari tawaran ngajar ini, takut keburu brojol duluan. Tapi Bismillah aja sih ya.. Apalagi Fee ngajarnya juga lumayan buat bayar hutang persiapan persalinan, hehe.

Sorenya kontrol ke dokter lagi. Hasilnya kepala bayi sudah masuk panggul, air ketuban masih aman. Jadi kemungkinan besar dalam hitungan hari sudah bisa ketemu sama adek bayi. Agak parno juga sih soalnya waktu hamil Auf, air ketuban sudah mulai keruh sebelum usia kehamilan 40minggu. Dan Auf juga lahir maju beberapa hari sebelum jadwal HPL. Tapi ya balik lagi, tiap kehamilan kondisinya mesti beda-beda walaupun dengan rahim yang sama. 

30 Maret

Belum juga merasakan sakit yang berarti. Padahal besok udah HPL aja nih, makin deg-degan dong. Malamnya iseng minta ke bapak buat traktir makan durian dengan alasan durian bagus untuk mancing kontraksi. Dan bapak mau aja pula..haha.. Lumayan kalap juga saya waktu itu makan duriannya, sambil berharap besoknya udah bisa lahiran.

1 April

Karena HPL sudah lewat sehari, kita ga mau nunggu lama langsung cuss ke UGD RSIA Ananda. Kontraksinya juga sudah mulai sering sih. Perjalanan menuju RS saat itu terbilang laamaaa banget! Iya, karena dari jl.Pettarani sampai ke RS saja butuh waktu sekitar 2 jam lebih. Macet parah! Para kendaraan seolah-olah nge-freeze apalagi pas mendekati hotel Four Points by Sheraton yang menjadi venue acara FEMME 2017. Bahkan kita sempat berhenti lama di depan gerbang hotel. Sambil bengong, saya menatap nanar ke arah gerbang hotel, membayangkan teman-teman bloger yang sedang meliput acara FEMME dan menikmati rayuan diskon dari berbagai brand. Duh, padahal saya pengen juga mereview acara fashion sekali-sekali, huhu

Tiba-tiba security hotel teriak ngasih aba-aba ke Panda pas Panda mau maujuin mobil. Kita disuruh tetap berhenti karena masih ada beberapa mobil yang mau masuk ke area hotel. Panda yang tadinya masih sabar langsung balas teriak juga 'Saya udah ga bisa stop lama-lama di sini, istri saya mau melahirkan!' melihat reaksi Panda, saya langsung sigap elus-elus perut sambil ngeluh kesakitan πŸ™ˆ Akhirnya kita deh yg diproritaskan jalan duluan.

Tiba di UGD, dokter jaga langsung periksa dalam. Daan, ternyata baru pembukaan 1. Padahal tiap kontraksi muncul udah berasa sakit banget. Hanya saja memang durasinya ga panjang, dan dalam 10 menit munculnya 2 kali saja. Ujung-ujungnya saya disuruh pulang dulu, datang lagi kalau sakitnya sudah ga tertahankan.

2 April

Dari jam 4 subuh, kontraksi sudah sering muncul dan sakitnya sampai bikin saya teriak. Ok fix, mau ma' melahirkan ini. Sekitar jam 6 pagi kita langsung menuju ke UGD. Untungnya pagi yaa, ga kebayang kalau saya ke RS nya siang atau sore. Harus melewati venue FEMME lagi yang saat itu merupakan hari terakhir, pasti bakalan ramai dan bikin macet jalanan.

Dalam 10 menit, kontraksi sudah muncul lebih dari 3 kali. Dan ya, sudah pembukaan 2 saat diperiksa. Tapi ternyata dokter yang sering saya datangi untuk kontrol saat itu sedang di luar kota. Dioperlah saya ke dokter lain (sampai 3 kali dioper baru dapat dokter yang bersedia πŸ™ˆ). Itupun dokternya tidak sedang berada di RS.

Sakitnya makin menjadi di pembukaan 3. Pas kontraksi muncul lagi, tiba-tiba terdengar suara 'deg' kemudian air merembes keluar. Oh ini toh yang namanya ketuban pecah (dulu waktu hamil pertama ga ngerasain ini, dokternya sendiri yang pecahin kantung ketuban). Akhirnya saya dipindahkan ke kamar bersalin yang terdapat 4 bed dengan ibu-ibu siap lahiran. Di sana saya sudah ga malu-malu lagi teriak kesakitan. Soalnya ibu-ibu lain juga gitu sih, hehe. Lagipula itu sakitnya memang benar-benar bikin pengen teriak.

Setelah pemeriksaan dalam dan sudah pembukaan 4, sakitnya makin ga bisa saya tahan. Bidannya ngelarang untuk ngeden karena mikirnya masih pembukaan 4, padahal justru karena sakitnya itu otomatis jadi ngeden sendiri. Akhirnya saya teriak aja 'susteerr! Ini mau mi keluar!' dan bener kaan pas diperiksa ternyata sudah pembukaan lengkap. Jadi panik sendiri kan bidannya apalagi dokter juga belum datang.

Pukul 8.45 pagi, akhirnya bayi keluar juga. Saya merasa lahiran kali ini lebih sakit dengan perjuangan yang benar-benar antara hidup dan mati. Sampai gemeteran dan lemas banget. Kemungkinan karena saya belum sarapan ya dan faktor 'U' tentunya, hihi.. Ekspektasinya sih pengen ngeden syantik seperti sesembak yang ada di postingan Lambe Turah (ketahuan deh ngefollow minceu). Faktanya saya ngedennya berantakan sampai posisi bergeser ke tepi tempat tidur dan hampir jatuh, hahaha. Sesaat setelah lahir, bayi langsung dimasukkan ke inkubator karena air ketuban yang berwana hijau. Dan sayangnya tidak ada proses IMD (Inisisasi Menyusui Dini), hiks.. Sempat nunggu lama lagi sampai robekannya dijahit sama bidan, dan itu tuh rasanya sakiiitt bgt! Jahit luar dalam tanpa anastesi, sosodarah! Dan dokternya masih belum datang juga, sepertinya kejebak macet.

Khawla Al Khansa, nama yang saya dan Panda berikan untuk anak kedua kami. Khawla merupakan nama seorang pejuang/ mujahidah pada jaman Nabi yang dijuluki ksatria berkuda hitam. Sedangkan Al Khansa merupakan nama Ibu dari para syuhada'. Tentu saja lewat nama yang kami berikan terselip doa dan harapan yang baik. Semoga menjadi anak sholehah dan menjadi Syafaat bagu kedua orang tuanya di Akhirat nanti, Aamiin..

Masih pengen punya anak lagi? Ya mau sih.. mau banget malah. Tapiii..... krik..krik..krik.. *kemudian hening


Baca juga: Anak-anakku Yang Tak Pernah Lahir

Rabu, 15 Maret 2017

The Fluffiest Cheese Cake In Makassar


Hai-hai para pecinta keju di Makassar. Siap-siap nih bakal ada 'The Fluffiest Cheese Cake In Town' yang merupakan varian baru dari Joyful (JF) Bakery. Sudah tahu kan, kue keju yang lagi ngetrend dengan tekstur cake lembut serta fluffy jika disentuh. Nah kemarin saya dan teman food bloger Winarni serta salah satu sosial media strategist Dimas prakoso, diundang oleh pak Tedi Hendarto selaku External PR Communication JF bakery untuk mengikuti tour ke beberapa outlet JF bakery yang ada di Makassar. Dan di akhir tour kita bakal ketemu sama Owner dan tentunya sama si Joyful Cheese Cake yang bikin penasaran itu.

Selasa, 14 Maret 2017

Upgrade Wawasan di Event Danone



Beberapa waktu lalu saya menghadiri event Media Gathering bersama Danone Indonesia yang diadakan di Vertical Dining Resto, Karebosi Condotel. Mengapa artikel yang saya tulis ini saya beri judul 'Upgrade wawasan'? Ya karena ternyata banyak hal yang membuat saya tidak tahu akhirnya menjadi tahu tentang Danone. Salah satunya nih ya, saya baru tahu kalau VIT juga merupkan salah satu produk dari Danone. Padahal sebelum menghadiri event ini, saya dan teman-teman menghindari warna VIT untuk menjadi dresscode yang akan kita kenakan nanti. Salah satu teman berkata 'jangan warna VIT, saingan beratnya AQUA itu' hihi..

Sabtu, 11 Maret 2017

String Art, Playmat, and Knot Cushion


pixabay.com

Hai, halo, apa kabar.. Mari kita mengisi Blog yang sudah lama ditinggal ini, hehe. Kali ini mau share soal D.I.Y ah.. Akhir-akhir ini entah kenapa saya tiba-tiba menjadi rajin untuk kembali bercraft ria.

Sabtu, 18 Februari 2017

Menjadi Selfie Expert Dengan OPPO


Pic: mdroid.my
Kalau boleh tidak jujur, saya bukanlah orang yang suka berselfie πŸ™ˆ . Tapi saat pertama kali mendapat info tentang event Oppo Selfie Tour 2017, saya malah semangat untuk bisa hadir. Salah satu tujuan saya memang sedang mengumpulkan info ponsel apa saja yang cocok untuk mengganti ponsel lama saya. Percaya atau tidak, ponsel lama saya ini belum support 4G lho *helloow hari gini πŸ˜‚. Dan dengan mengikuti event ini, saya akhirnya tahu Oppo bahkan lebih dari sekedar ponsel yang suppot 4G.

Selasa, 14 Februari 2017

Pandora, Cafe AntiMainstream Di Makassar



Bicara soal tempat nongkrong, di Makassar sudah banyak banget tempat-tempet kece yang asik buat sekedar ngumpul bersama teman atau makan-makan doang. Tapi tau ga sih, ada satu cafe yang anti mainstream untuk kongkow bareng teman? Jadi ya..selain bisa pesan makan dan minuman, kita juga bisa menghabiskan waktu dengan bermain game. Dan sepanjang yang saya tahu nih, Pandora Cafe merupakan satu-satunya cafe yang menyediakan fasilitas board game. Gimana ga, jenis permainannya sampai 109 jenis lho. Nah berapa waktu lalu saya sempat berkunjung ke Pandora Cafe bersama beberapa teman. Penasaran pengen cobain permainan yang ada di sana.

Sabtu, 04 Februari 2017

Go-Box! Solusi Mudah Pindahan Rumah



Pertama kali mendapat info tentang undangan gathering blogger bersama Go-Box, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk berpikir bakalan ikut atau tidak. Saya merasa perlu menghadiri acara tersebut karena berencana akan pindah dari ruko ke rumah hunian. Asik nih! Go-Box hadir di Makassar.

Selasa, 31 Januari 2017

DIY Car Toys Storage



Selamat pagi dari Makassar yang basah. Saya memulai tulisan ini ditemani rintik hujan serintik hatiku karena Panda baru saja berangkat ke Jakarta dan Insya Allah akan bertemu 2 bulan mendatang, huhu. Panda lumayan lama menghabiskan waktu di rumah awal tahun ini. Biasanya cuma libur seminggu doi harus balik lagi ke kapal. Karena liburnya lumayan lama, Panda jadi bisa membantu saya merealisasikan beberapa project DIY kecil-kecilan buat Auf dan calon adek bayi.

Selasa, 10 Januari 2017

Baklave, Oleh-oleh Khas Makassar yang Kekinian


Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Tanggal 9 kemarin merupakan acara Soft Opening toko Baklave, oleh-oleh khas Makasaar by Irfan Hakim dan kebetulan saya mendapat undangan untuk menghadiri acara tersebut. Sebenarnya saya dan suami sudah siap banget mulai dari jam 9 pagi tapi karena di rumah listrik tiba-tiba padam, jadilah kami berangkatnya agak siangan. Sepanjang perjalanan ke tokonya, saya sudah membayangkan enaknya kue Baklave yang sebelumnya sudah tersebar di timeline sosmed saya walau hanya berwujud gambar, hehe.